Berikut ini sekilas sejarah bisnis susu Cimory, yaitu:
1. Cimory lahir dari kegelisahan dari Bambang Sutantio, sang empunya
pemilik Cimory Mountain Dairy, produsen susu dan yoghurt.
2. Kegelisahan itu terjadi daat Bambang Sutantio sedang mengajak
anak-anaknya bermain di pedesaan di sekitar Cisarua, dan kemudian membeli susu.
Saat ia membeli susu, saat itulah ia melihat kondisi peternak susu yang sangat
memprihatinkan. Susu peternak dihargai sangat rendah.
3. Cimory didirikan dengan membantu serta membina KUD Giri Tani di Cisarua,
supaya bisa memperbaiki kualitas dan meingkatkan kuantitas susu sapi Cisarua.
4. Pada mulanya, Cimory memproduksi yoghurt di basement rumah, lalu
berkembang sampai dengan mendirikan counter yoghurt.
5. Mengapa Cimory lebih berkonsentrasi pada yoghurt Cimory, bukannya susu
sapi segar? Hal ini lebih dikarenakan karena kesadaran mengkonsumsi susu sapi
segar di Indonesia masih rendah, dan juga sangat sukar dalam pendistribusian ke
pelanggan , karena harus dalam pendingin serta masa kedaluarsanya sangat
pendek.
6. Cimory Yoghurt kemudian dibuat dalam 9 rasa berbeda, supaya konsumen
tidak bosan meminumnya.
7. Cimory juga mendirikan Cimory 1 Mountain View , dimana dibelakang
restoran tersebut dibuat peternakan mini berupa kandang sapi, yang sengaja
diciptakan untuk program edutainment " Cimory Dairy Tour". Tujuan
tour ini untuk membudayakan kebiasaan dalam meminum susu sapi segar.
8. Saat ini, Cimory memiliki 3 Cimory Restoran , yaitu Cimory Mountain
View, Cimory Riverside di Puncak, Bogor,
lalu ada Cimory On The Valley di Bawen , Semarang, Jawa Tengah.
9. Cimory telah berkembang pesat, diluar perkiraan Bambang Sutantio
sendiri,dengan jumlah karyawan sudah mencapai 500 orang.
No comments:
Post a Comment