Tuesday, 18 September 2012

Profil Biografi Singkat Cut Nyak Dien, Pahlawan Nasional Aceh



Berikut ini merupakan sekelumit profil dan biografi singkat Cut Nyak Dien, Pahlawan Nasional Dari Aceh, Indonesia, Yaitu:

Tahun 1850:

Cut Nyak Dien lahir di Lampadang, Aceh Besar, tahun 1850.

Tahun 1862:

Cut Nyak Dien menikah dengan Teuku Ibrahim Lamnga, laki-laki yang merupakan anak dari Uleebalang Lamnga

Tahun 1873:

Perang Aceh mulai meletus,dimana Cut Nyak Dien terlibat membantu suaminya berperang.

Tahun 1878:

Cut Nyak Dien tetap melanjutkan perjuangan melawan Belanda walaupun suaminya telah gugur di dalam pertempuran di Gle Tarum.

Tahun 1880:

Cut Nyak Dien menikah lagi dengan suami keduanya, Teuku Umar.

Febuari 1899:

Cut Nyak Dien giat melakukan perang secara bergerilya menghadapi Belanda, walaupun suami keduanya, Teuku Umar, tewas di dalam pertempuran di Meulaboh.

Tahun 1905:

Cut Nyak Dien ditangkap di pedalaman Meulaboh. Cut Nyak Dien baru dapat ditangkap, setelah anak buahnya yang bernama Pang Laot, tidak tega melihat kondisi Cut Nyak Dien, serta kemudian mmeberitahukan tempat persembunyian Cut Nyak Dien ke Belanda, dengan catatan bahwa Belanda harus merawat dan memperlakukan dengan baik Cut Nyak Dien.
Cut Nyak Dien kemudian di bawa ke Banda Aceh.

Desember 1905:

Belanda mengasingkan Cut Nyak Dien ke Sumedang, Jawa Barat. Kegiatan selama di pengasingan, dilakukan Cut Nyak Dien dengan hanya mengajar Alquran dan mengaji di sekitar masyarakatnya.

Cut Nyak Dien melakukan komunikasi dengan menggunakan bahasa Arab kepada masyarakat sekitar. Karena kegiatan keagamaannya, Cut Nyak Dien pun dipanggil Ibu Prabu.

November 1908:

Cut Nyak Dien wafat di Sumedang, Serta dikebumikan di Gunung Puyuh, daerah Sumedang Selatan.

Tahun 1959:

Makam Cut Nyak Dien akhirnya ditemukan keluarga Siti Khodijah setelah dilakukannya pencarian yang dicetuskan oleh Gubernur Aceh kala itu.

Tahun 1964:

Cut Nyak Dien dianugerahi gelar pahlawan Kemerdekaan oleh Pemerintah melalui SK Presiden RI Nomor 106/1964.

Tahun 1987:

Makam Cut Nyak Dien dilakukan pemugaran serta diresmikan oleh Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam, Ibrahim Hasan.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment